Rahayu Saraswati: Sosialisasi Ekonomi Kreatif Harus Masif Lewat Media Negara
Dilansir dari rri.co.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menekankan pentingnya optimalisasi media milik negara dalam mendukung sosialisasi kebijakan ekonomi kreatif kepada masyarakat. Ia menilai, pola komunikasi pemerintah harus disampaikan secara sederhana, masif, dan mudah dipahami publik.
Legislator Fraksi Partai Gerindra yang akrab disapa Sara tersebut menilai metode sosialisasi konvensional tidak lagi relevan dengan tantangan komunikasi di era digital. Menurutnya, pendekatan yang mengandalkan kunjungan langsung pejabat dari satu wilayah ke wilayah lain sudah tidak efektif.
“Sosialisasi tidak bisa lagi dilakukan secara manual, dalam arti menteri atau dirjen harus berkeliling. Itu sudah tidak sesuai dengan kebutuhan zaman sekarang,” ujar Sara saat rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Dalam rapat tersebut, Sara mendorong Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat sinergi dengan media milik negara seperti TVRI, RRI, dan LKBN Antara. Media-media tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai sarana public service announcement sekaligus penyedia layanan informasi publik terkait kebijakan ekonomi kreatif.
Selain media arus utama, Sara juga menekankan pentingnya optimalisasi media sosial milik negara. Pemanfaatan platform digital dinilai mampu mempercepat pemahaman pelaku ekonomi kreatif terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa kolaborasi dengan media pemerintah akan terus diperkuat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Kolaborasi dengan media sangat penting, termasuk juga dengan akademisi, dunia usaha, kementerian dan lembaga lain, serta lembaga keuangan. Dalam situasi seperti ini, kolaborasi menjadi kunci agar tugas dapat dijalankan dengan baik,” ujar Riefky. ***





.jpeg)
Bercengkerama Bersama